Cerita Dongeng Sebelum Tidur Panjang Untuk Pacar #1 Kost baru

Cerita Dongeng Sebelum Tidur Panjang Untuk Pacar kali ini saya beli judul kost baru. Ok langsung saja berikut ceritanya.

#1Kost Baru
Cerita Dongeng Sebelum Tidur Panjang Untuk Pacar


----------------********--------------

Cerita ini bermula saat saya pertama kali nge-kost disebuah kost dekat dengan sebuah area perkantoran. Tentu saja saya adalah salah satu karyawan yang baru magang disalah - satu kantor yang berjejer tersebut. Jika dilihat dari jalan raya atau jalan utama kost tempat saya tidak terlihat karena terhalang oleh gedung - gedung yang tinggi. Namun ketika kita masuk melalui salah satu jalan gang disamping salah satu gedung tinggi tersebut masih belum terlihat juga sih kost saya. heheh...
Harus terus maju sekitar 20 mater, belok kekiri dan lurus barulah terlihat kost - kostan yang saya tempati.

Ada sekitar 10 pintu kost, warnanya seragam begitupun model bangunannya sama persis. Posisi kost behadapan 4 kamar dan 6 kamar. Tidak simetris karena ada 1 kamar yang cukup besar dibading dengan kamar yang lainnya mungkin 2 kamar digabung. Saya pikir mungkin itu kost vvip kali ya. Begitulah pikir saya. 
Menurut saya keberadaan 10 kamar kost cukup banyak, minimal ada 10 orang yang mengisi, saya adalah salah satunya atau orang ke 10. Dan ternyata meleset tebakan saya. Ada 8 kamar yang sudah diisi 1 kamar besar ternyata tidak disewakan dan hanya 1 kamar saja yang kosong dan disewakan, yaitu kamar nomor 6.

Saat saya ditunjukan kamar nomor 6, pintu kamar lain tertutup rapat jendelanya pun tertutup rapat dan hanya gordengnya saja yang terbuka sehingga cahaya matahari nampaknya akan masuk dari kaca jendela. 
Tampak didepan setiap kamar ada rak sepatu yang berisikan paling tidak sepasang sandal. Saya lagi - lagi berasumsi. Kali ini pikir saya pasti benar satu pasang sandal satu orang tentunya. 

"Dek ini kamar yang bisa sampean sewa." Ibu kost membuyarkan pikiran saya.

"Ia bu." Jawab saya singkat.

"Tinggal kamar ini saja yang kosong yang lain sudah ada yang sewa." Ibu kost sedikit memberikan informasi

"Boleh saya melihat kedalam bu?" tanya saya

"Oh.. silahkan lihat - lihat dulu." Jawab ibu Kost.

Saya kemudian dipersilahkan masuk sama ibu kost sambil ditunjukan bagian -bagian kost sama ibunya. 
"Ini kamar utamanya sudah ada kasur dan lemari serta dilengkapi AC, kemudian ini dapurnya dilengkapi kompor dan gas 5 kg tapi jika habis isi sendiri. Terus ini kamar mandinya. Silahkan bisa di lihat-lihat." Ibu kos menjelaskan dan saya hanya manggut - manggut saja.

"Bu untuk nyucinya dimana ya?" tanya saya.

"Oia untuk nyuci, ibu buka jasa pencucian.he..he....." Ibunya menjelaskan sambil sedikit tersenyum. 

Tampaknya jadi bisnis tambahan bagi ibu kostnya. Karena gaya bicaranya seperti ingin berbicara tidak hanya kost lo, loundry juga. Tapi ibunya santai ko, ramah juga tidak judes. Itu yang saya suka. Apalagi kalo banyak ngasih gratisan. :D

Ibunya langsung nyambung pembicaraan.

"Tapi jika tidak nyuci diibu juga tidak apa - apa. Cucinya dikamar mandi saja tapi mesin tidak ibu siapkan. Nanti jemurnya dibelakang kost saja." Ibukostnya menjelaskan sambil sedikit tersenyum ramah seolah - olah menjelaskan jika mau cape ya seperti itu. Kalo mau mudah sini sama ibu. Tinggal bayar per kg nya tau beres, rapih dan harum. Mantaps ibu kost.

"Baiklah bu gampang itu bisa diatur."Jawab saya

Saya coba melihat - lihat dari belakang kost, tujuan saya untuk memperkirakan cucian saya seperti apa nantinya jika saya jemur dibelakang. Namun tiba - tiba pas kebelakang kost di sudut ujung kost dekat kamar kost no 10 seperti ada pintu yang sudah lama sekali tidak dibuka. Tampak kusam dan tampak ada sarang laba - laba menghiasi pintu tersebut dan beberapa perkakas menghalangi jalannya. hiiih ....
Sepertinya penghuni kost kamar no 10 tidak pernah kebelakang kost. Pikiran saya jadi traveling.

"Bu kos ujung itu ada isinya bu?" Tanya saya.

" Ohh itu. Ada, tapi orangnya lagi cuti." Jawab ibunya singkat

Saya pikir.... ohh pantasan seperti tidak pernah keluar dari belakang mungkin karena beberapa lama ditinggal cuti.

Takut mikir yang lainnya.

"Emm ini berapa perbulannya bu? Langsung saja saya tanya harga biar cepat dan biar membuyarkan traveling lamunan saya. Mengapa demikian karena saya tidak berniat mencari kost - kostsan lagi. Ini adalah kost yang ke 13 atau 12 yang saya datangi hari ini. Namun semua penuh. Sudah lumayan cape. Alhamdulillah saja nemu kost-kostan kosong ini dan lumayan dekat dari kantor. Alhamdulillah pokoknya.
Disela - sela pikiran saya, lagi - lagi ibu kost membuyarkan lamuman dengan jabawan harga.

"Kalo di-ibu sama kaya yang lain de, harga sewa perbulannya 1 jt saja, tapi gas, listrik dan air banyar sendiri. Untuk listrik dan gas tergantung pemakaian ade saja. Terus untuk air tambahannya 100 rb/bulan." Ibunya menjelaskan dan saya balas menjawab singkat - singkat saja.

"Baik bu jika seperti itu saya mau saja. Saya boleh gunakan perhari ini?" tanya saya langusng begitu karena pikir saya ini murah juga. Sebelumnya 1.5 jt tapi penuh, sebelumnya lagi 2 jt, 3 jt, 2.5 jt. Ini termurah dan kosong. Mantaps

"Tentu boleh saja. Asal banyar dulu. he..he..hhee.." Celetuk ibu kostnya

"Tentu saja bu saya bayar dulu buat bulan ini." Jawab saya tidak kalah gaya.

Saya kemudian bayar dan ibunya mempersilahkan saya untuk menggunakan kamar tesebut. Ibu kost memberikan kuncinya dan memberikan nasihat kepada saya jika ada apa- apa segera mengubungi beliau saja. No hp ada gantungan dikunci kost. 
Saya sempet mikir memangnya ada apa gitu ya sampai berpesan seperti itu. Tapi langsung saya tepis. Pasti banyak keperluan sama ibu kost ah...

Mulai saat itu dihari minggu jam 17.15 pada 2 Agustus saya resmi kost di tempat tersebut. Syah....

Sayapun membereskan barang bawaan saya yang berada dalam tas rangsel saya. Isinya sih baju dan celana saja ditambah laptop, hardish yang biasa saya gunakan serta parfum dan deodoran kesayangan. Hanya itu saja. Sisanya nyusul.

Untuk peralatan mandi saya pikir akan selalu ada saja dimanapun itu selama ada Indomart atau ada Alfamaret atau Masih ada warung. 

Jadi tentu saja setelah saya membereskan bawaan yang saya bawa. Saya harus membeli peralatan mandi.

Semua tampak biasa saja normal - normal saja. tanpa mikir lama sayapun langsung merencanakan kegiatan selanjutnya...

Cus mencari indomaret atau alfamaret terdekat. Tentu saja saya buka dulu googlemaps. Klik - klik - klik -kli kurag dari 1 menit saya temukan yang terdekat. Manurut aplikasi jalan kaki hanya 4 menit saja muter ke arah depan melalui jalan utama kost-kostan belok kiri. Gampang lah, sayapun tinggal berangkat saja. Jangan lupa bawa dompet, hp dan kunci kost....

Saya pun berdiri untuk melangkah dan....deg...deg......deg....deg.....

Tiba - tiba di kamar saya tercium bau yang sangat harum sekali.........padahal saya belum menggunakan farpun apapun. Ini bukan farpun saya. Sabunpun belum saya beli.
 
Dan tiba - tiba terdengar suara dari belakang saya....

Saya tidak mau bergerak, apalagi menengok kebelakang.....

Pikiran saya hanya traveling tidak jelas...

Haduh......

Ada suara seperti berbisik lagi...

"Siitttt...."

Waduh... makinnya saja tidak jelas. Tiba - tiba keringat dingin muncul aroma makin harum....

Waduh pikirku, apaan ini...

Lihat kebelakang atau tidak ini.....

Atau langsung lari saja keluar kost....

Waduh bagaimana ini........

Kalau lari keluar apa balik lagi atau tidak. Bagaimana ini....

Pikiranku makin travelling. Kostnya sudah dibayar lagi.......

Ah....

Apaan ini dibelakang....

Kupaksakan leher untuk memutarkan kepala supaya bisa melihatnya.....

Berat sekali tapi aku harus paksa demi uang 1 jt yang sudah kukasihkan

Kupaksa melihat dan harummm...

Ah........

Suara pengarum ruangan otomatis dibawah AC tenyata yang bunyi dan mengeluarkan harum bunga. 

Ah..sialan harumnya sangat mencurigakan ternyata....

Pokoknya akan ku ganti saja atau kulepas saja bikin takut saja......

Kurang assem pengharum otomatis ini......


Share this:

Facebook Google+ Twitter

Tidak ada komentar