Ciri - Ciri Pembayaran Transfer Palsu
Teknologi saat ini makin memberikan kemudahan pada kita. Salah satu yang semakin mudah adalah urusan pembayaran. Jika dulu harus bayar kes atau harus barter saat ini cukup Q-ris atau paling tidak trasfer. Pokonya teknologi menawarkan kemudahan bagi kita semua. Namun ada hal yang perlu kita perhatikan, dalam kemudahn tersebut jika kita tidak hati - hati, kita malah bisa tertipu.
Pernah ada penipu yang kataya ingin menyewa kost di Anindirakost. Sangat luar biasanya adalah tanpa datang mengecek kost kami seperti apa keadaannya, apakah cocok atau tidaknya. Tiba - tiba mau deal ngekost 6 bulan kedepan.
Tentu saja saya merasa senang karena akan ada pemasukan lumayan 6 bulan ditarik sekarang. Masya Alloh. Selanjutnya penipupun meminta nomor rekening untuk transfer biaya sewa selama 6 bulan tersebut. Katanya akan segera di transfer.
Setelah saya berikan nomor rekeningnya, betul saja tidak beberapa lama penipu mengatakan sudah transfer dan mengirimkan bukti transfer. Senang dong saya.
Namun kesenangan tidak berlangsung lama, ada kejanggalan pada bukti transfer yang diberikan. Nama lengkap saya. Waktu itu saya memberikan nama awalan saja dengan nomor rekening dan ternyata dibukti transfer yang diberikan penipu hanya nama depan saja. Dari sini saya curiga. Tidak mungkin hanya nama depan saja.
Penipu menanyakan, sudah ditransfer ya bu. Akhirnya karena agak panik dan sadar jika dia adalah penipu. Saya bilang tidak ada masuk sudah saya cek. Diapun kekeh mengatakan sudah transfer. Dan karena kesal akhirnya sayapun bilang ga usah nipu. Seketika semua chat dia dihapus dan foto profilnya hilang serta namanya jadi berubah dan tidak bisa dihubungi.
Alhamdulillah tidak tertipu pada kasus ini. Namun jika berlanjut, tidak jarang penipu pada akhirnya akan mengatakan kelebihan transfer dan kita harus transfer balik atas kelebihannya itu. Misalkan kita percaya sudah ditransfer dan tidak cek rekening kita. Penipu akan mengatakan, maaf ibu tadi saya kelebihan transfer sekian ratus ribu, mohon bisa transfer balik kelebihannya. Jika kita tidak cek dan langusng transfer balik, maka tertipulah kita.
Dari kasus saya diatas beberapa ciri penipu dan beberapa hal yang harus kita lakukana terkait pembayaran transfer adalah sebagi berikut:
1. Transaksi yang diminta tidak biasa.
Jika menmukan hal seperti ini, tindakan kita adalah harus benar - benar pastikan pesanan yang dibuatnya. Bisa jadi bukan penipuan. Layani dulu saja sekalian waspada dan harus betul betul di cek.
2. Bukti transfer aneh
Cek bukti transfer yang biasa seperti apa. Misalkan ukuran tulisannya, jenis tulisannya dan berikan nama depan saja atau belakang saja pada orang yang minta norek untuk transfer. Secera umum nama di bang harus nama lengkap. Jika bukan nama lengkap palsu.
3. Meminta segera diberikan haknya setelah dia trasnfer
Paling penting harus dicek ke rekening kita dulu ketika orang yang transfer mengatakan sudah transfer. Kemudian segera minta haknya. Jangan berikan, tidak apa - apa menunggu. Katakan saja sedang dicek di rekening dananya. Jika marah biarkan saja marah.
Jika tetap maksa buru - buru dilayani, tetap biarkan saja dia. Tetap harus cek dananya sudah masuk atau belum. Jika betul - betul sudah masuk barulah proses dilanjutkan.
4. Jika orangnya mengatakan transfer kelebihan.
Jika ini terjadi, sekali lagi cek dana masuk dan dari siapa masuknya. Jika tidak ada dana masuk apalagi kelebihan. Abaikan saja penipu seperti itu. Jangan sekali - kali transfer balik berapun yang diminta tanpa ada bukti nyata dana masuk ke rekening kita.
Demikian dulu untuk tulisan kali ini semoga membantu.
Tetap hati - hati dan tetap waspada. Teknologi makin mudah namun sisi lainnya kejehatan teknologipun makin banyak.
Posting Komentar untuk "Ciri - Ciri Pembayaran Transfer Palsu"
Posting Komentar